Minggu, 20 Januari 2013

10 Tips Keharmonisan Pasangan Suami-Istri

SIAPA PUN yang telah mengikatkan diri dalam tali pernikahan tentunya menginginkan atmosfer rumah tangga yang harmonis. Maka yang harus dipikirkan pertama kali adalah bagaimana melakukan harmonisasi hubungan suami-istri. Menjaga keharmonisan pasangan suami-istri (pasutri) tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tapi membutuhkan usaha dan pengorbanan.

Berikut ini adalah sepuluh tips mewujudkan keharmonisan pasutri, sebagaimana ditulis Wafaa‘ Muhammad, dalam kitabnya Kaifa Tushbihina Zaujah Rumansiyyah:

1. Berupaya saling mengenal dan memahami

Perbedaan lingkungan dan kondisi tempat suami atau istri tumbuh sangat berpengaruh dalam pembentukan ragam selera, perilaku, dan sikap yang berlainan pada setiap pihak dari yang lain. Hal itu merupakan kewajiban setiap pasutri untuk memahami keadaan ini dan berusaha mengetahui serta mengenal pihak lain yang menjadi pasangan hidupnya. Mereka juga harus mengetahui semua hal yang berkaitan dengan situasi kehidupan yang mempengaruhi, sehingga dapat maju ke depan dan mewujudkan keharmonisan.

2. Perasaan timbal-balik

Suami dan istri adalah partner dalam satu kehidupan yang direkatkan dalam tali pernikahan; satu ikatan suci yang mempertemukan keduanya. Tak pelak lagi, keduanya harus berbagi suka-duka; membagi kesedihan dan kegembiraan bersama. Keduanya saling berkelindan untuk menyongsong satu cita-cita luhur yaitu mewujudkan tatanan kehidupan berdasarkan aturan Allah dan Rasul-Nya. Untuk memupuk kasih sayang di masing-masing pihak, suami membutuhkan cinta istri, dan istri pun membutuhkan cinta suami.
…Suami dan istri harus berbagi suka-duka, membagi kesedihan dan kegembiraan bersama…

3. Setiap pihak harus hormat

Ketika suami atau istri memasuki rumahnya, maka dia layak mendapatkan penghormatan dan apresiasi dari pasangannya. Hal itu bertujuan untuk menjaga harkat dan mengangkat prestise pasutri, sehingga masing-masing merasa nyaman untuk membangun rumah tangga harmonis. Dalam hal ini, sudah menjadi kewajiban pasutri untuk mencari poin-poin positif yang dimiliki masing-masing untuk digunakan sebagai penopang sikap saling menghormati.

4. Berusaha menyenangkan pasangannya

Dalam kehidupan keluarga, bahkan dalam kehidupan sosial secara general, jika seseorang berusaha mengedepankan dan mengutamakan orang lain dari dirinya sendiri, maka berarti dia telah menanam benih-benih cinta dan kedekatan kepada semua orang di sekelilingnya.
Dengan demikian, setiap pasutri disarankan untuk senantiasa menyenangkan pasangannya, dan mendahulukan serta mengutamakannya dari dirinya sendiri, demi memperkukuh ikatan cinta kasih di antara keduanya. Pasalnya, ketika suami melihat istri membaktikan diri untuk menyenangkan dirinya, tentunya dia akan melakukan sesuatu yang bisa membuat senang dan gembira hati istri. Hal itu dilakukannya untuk membalas kebaikan istrinya, atau setidaknya sebagai pengakuan atas kebaikan tersebut.

5. Mengatasi persoalan bersama

Pernikahan merupakan bentuk relasi partnership dan partisipasi. Partnership yang berdiri di atas landasan kesamaan tujuan, cita-cita, sikap, intuisi dan perasaan, serta kolaborasi dan solidaritas dalam memecahkan setiap persoalan. Setiap masalah yang timbul dalam kehidupan suami-istri, maka masalah itu dilihat sebagai suatu kecemasan kolektif.
…Setiap masalah yang timbul dalam kehidupan suami-istri, harus dipandang sebagai suatu kecemasan kolektif…

Paradigma demikian memicu suami agar berusaha bekerja keras dalam rangka memberikan kehidupan mulia bagi istri dan anak-anaknya. Pun demikian, istri akan berusaha menjalankan urusan rumah tangga sesuai prosedur yang disepakati bersama. Upaya yang dilakukan oleh suami dan istri tersebut merupakan solusi untuk memecahkan masalah bersama. Pun demikian, baik suami maupun istri tidak perlu menyembunyikan problemnya, bahkan diperlukan kejujuran dan transparansi demi menumbuhkan benih-benih kepercayaan dan saling pengertian, sehingga mudah menemukan solusi. Bisa jadi, permasalahan memiliki dampak positif untuk meneguhkan ikatan suami-istri.

6. Sikap qana’ah

Di antara tanda keharmonisan cinta pasutri adalah sikap merasa puas dengan yang ada (qana’ah); merasa puas dengan prasarana hidup yang tersedia. Kelanjutan sikap manja, kebiasan hidup serba ada, boros dan berfoya-foya pada masa kecil atau remaja termasuk salah satu faktor yang memicu pertikaian pasutri. Sikap demikian berlawanan dengan kedewasaan yang menuntut pandangan realistis tentang kehidupan. Hal-hal picisan dan glamor yang digembar-gembor kan media publikasi sejatinya tidak akan menciptakan kebahagiaan. Karena kebahagiaan sejati memancar dari hati dan jiwa terdalam, bukan bertolak dari aspek-aspek materi yang justru memicu kesenjangan dan konflik pasutri.

7. Sikap toleransi kedua belah pihak

Sungguh sangat tidak logis jika setiap pihak mengharapkan perilaku ideal permanen dari pasangannya dalam hubungan rumah tangga, karena menurut tabiatnya, manusia kadang salah dan benar. Suami atau istri kadang lupa dan khilaf sehingga kerap mengulangi kesalahan serta kekeliruannya. Dia mungkin melakukan kesalahan karena ketidaktahuan, dan mengulanginya tanpa disadarinya. Jika setiap pihak berkeinginan untuk menghukum, menghakimi, atau membalas dendam untuk setiap kesalahan yang dilakukan pasangannya, maka berarti dia merusak fondasi keharmonisan rumah tangga.

…Kesalahan tidak perlu diikuti dengan tekanan, cacian, dan intimidasi, terutama jika kesalahan itu tidak berkaitan dengan norma-norma keislaman…

Jika kita mencela segala hal, maka kita tidak akan menemukan sesuatu yang tidak kita cela. Melakukan kesalahan adalah hal lumrah yang hanya membutuhkan pelurusan, pengarah, dan petunjuk, yang dibarengi dengan sikap penyesalan dan keinginan untuk berubah lebih baik. Kesalahan tidak perlu diikuti dengan tekanan, cacian, dan intimidasi, terutama jika kesalahan itu tidak berkaitan dengan norma-norma keislaman. Yakinlah bahwa seseorang tidak akan kehabisan cara yang sesuai untuk mengoreksi kesalahan dan penyimpangan pasangannya. Jalan terbaik dalam hal ini adalah nasihat yang tenang dan membuat pasangannya merasa bahwa hal itu adalah untuk kebaikan diri dan keluarganya.

8. Berterus-terang

Sikap terus terang, kejujuran, dan keberanian adalah kunci kebahagiaan kehidupan rumah tangga yang tidak mungkin nihil dari kesalahan. Dalam artian, jika Anda melakukan kesalahan, maka yang harus Anda lakukan adalah bergegas meminta maaf, berani mengakuinya, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi di kemudian hari. Sikap tersebut sama sekali tidak berarti menistakan status dan harga diri Anda. Hal itu justru mendorong pihak lain untuk menghormati, mempercayai, dan memaafkan Anda.

9. Kepedulian dan solidaritas

Bagian fragmen terindah kehidupan rumah tangga adalah kepedulian dan solidaritas yang dilakoni suami atau istri dalam menghadapi kesulitan dengan kesabaran dan perjuangan luar biasa. Tatkala istri berdiri di samping suaminya, maka suami akan merasa kuat dan penuh percaya diri, begitu juga sebaliknya. Ketika istri atau suami merasakan bahwa pasangannya merasa kuat dan percaya diri, maka dia akan merasa jiwanya diliputi kedamaian dan ketenteraman. Sisi ini pada kenyataannya merupakan esensi pernikahan dan integrasi batin di antara kedua belah pihak.

10. Kearifan

Kearifan satu sama lain –hingga pada situasi yang paling suram— membantu meletakkan fondasi kukuh keharmonisan. Bisa jadi, dikarenakan sebuah kesalahan, suami atau istri memiliki kemampuan hebat untuk mencelakai pasangannya, hanya saja kearifan mencegahnya melakukan hal itu. Kearifan memperkokoh semangat kesepahaman di antara keduanya. Atau salah satu pasutri mungkin merasa lebih berhak dalam hal tertentu, namun setelah berpikir ulang tentang hal itu, dia tidak lagi keukeuh mempertahankan pendapatnya yang bisa memicu friksi.
…masalah silih berganti menghampiri. Maka, kearifan adalah benteng kokoh yang melindungi keluarga dari disharmonisasi…

Ketika dia mundur dengan motif kearifan, maka dia berarti melenyapkan aroma konflik dan perselisihan. Namun jika sikap mau menang sendiri dan superioritas negatif menggantikan posisi kearifan, maka kedamaian dan kemapanan kehidupan rumah tangga akan tercederai. Jika demikian, tak heran jika masalah silih berganti menghampiri. Maka, kearifan adalah benteng kokoh yang melindungi keluarga dari disharmonisasi.

SEMUA BENDA BERTASBIH MEMUJI ALLAH MEMBUAT SEORANG ILMUWAN AMERIKA MASUK ISLAM

Pada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa.

Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada.

Juga ketika lafad Allah terdengar, getaran di atas suara (ultrasonic / ultra sound) tersebut berubah menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditangkap oleh monitor. Mukjizat ini membuat seorang ilmuwan terkenal Amerika memilih masuk Islam.

Dilaporkan bahwa sebuah tim ilmuwan dari Amerika menemukan bahwa sebagian dari tumbuh-tumbuhan khatulistiwa juga mengeluarkan frekuensi di atas suara tersebut. Dan itu hanya dapat ditangkap oleh perangkat canggih.

Para ilmuwan ini selama tiga tahun melakukan penelitian dan melihat fenomena seperti ini membuat mereka tercengang sangat terheran-heran.

Para ilmuwan berhasil menganalisis denyutan atau detak suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhoiyah) dengan sebuah alat canggih yang bernama oscilloscope.

Akhirnya para ilmuwan tersebut bisa menyaksikan denyutan cahaya elektrik ini dapat diubah menjadi gelombang elektrik optik dan lebih dari 1000 kali dalam satu detik persekon berulang-ulang!

Prof. William Brown (alm.) yang memimpin para pakar sains untuk mengkaji fenomena tersebut mengisyaratkan setelah dicapainya hasil bahwasanya tidak ada penafsiran ilmiah atas fenomena tersebut.

Padahal seperti diakui oleh sang profesor bahwa pihaknya telah menyerahkan hasil penelitian mereka kepada universitas-universitas serta pusat-pusat kajian di Amerika dan Eropa, akan tetapi semuanya tidak sanggup menafsirkan fenomena bahkan semuanya tercengang tidak tahu harus komentar apa.

Saat tim ini membuktikan penemuan mereka di hadapan sebuah tim peneliti Inggris. Kebetulan dalam tim itu ada seorang yang beragama Islam.

Setelah melakukan uji coba selama lima hari, ilmuwan Inggris juga menjadi terkagum-kagum dengan apa yang mereka lihat. Namun, ilmuwan muslim ini mengatakan bahwa hal ini sudah diyakini oleh kaum muslimin sejak 1400 tahun yang lalu.

Mereka yang mendengar ucapan itu memintanya untuk lebih jauh menjelaskan masalah yang disebutnya. Ia kemudian membaca ayat dalam Al Qur’an yang berbunyi:

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS: Israa’: 44).

Tidaklah suara denyutan halus tersebut melainkan lafadz jalalah (nama Allah Subhanahu wa Ta’ala) sebagaimana tampak dalam layar. Maka keheningan dan keheranan yang luar biasa menghiasi aula dimana ilmuwan tersebut berbicara.

Subhanallah, Maha Suci Allah! Ini adalah salah satu mukjizat dari sekian mukjizat agama yang haq ini! Segala sesuatu bertasbih mengagungkan nama Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Akhirnya orang yang bertanggung jawab terhadap penelitian ini, yaitu Profesor William Brown menemui sang ilmuwan muslim untuk mendiskusikan tentang agama yang dibawa oleh seorang Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) sebelum 1400 tahun lalu tentang fenomena ini.

Maka ilmuwan tersebut pun menerangkan kepadanya tentang Islam, setelah itu ia memberikan hadiah Al-Qur’an dan terjemahnya kepada sang profesor.

Selang beberapa hari setelah itu, Profesor William mengadakan ceramah di Universitas Carnegie Mellon, ia mengatakan:

“Dalam hidupku, aku belum pernah menemukan fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini, dan tidak ada seorang ilmuwan pun dari mereka yang melakukan pengkajian yang sanggup menafsirkan apa makna dari fenomena ini.”

“Begitu pula tidak pernah ditemukan kejadian alam yang bisa menafsirinya. Akan tetapi satu-satunya tafsir yang bisa kita temukan adalah dalam Al-Qur’an. Hal ini tidak memberikan pilihan lain buatku selain mengucapkan Syahadatain”

Profesor ini telah mengumumkan Islamnya dihadapan para hadirin yang sedang terperangah. Kemuliaan hanyalah bagi Islam, ketika seorang ilmuwan sadar dari kelalaiannya, dan mengetahui bahwa agama yang haq ini adalah Islam.

Wallahu’alam bishshawab, ..


Sumber http://ini-baca.blogspot.com

Jumat, 18 Januari 2013

Daftar Isi August One Blog

Daftar Isi August One Blog



Ajoy S60v2
Ajoy s60v3
Alone mp3 dictaphone s60v3
Al-Qur'an Pro.jar
Animated theme s60v2
Animated & emoticon sms s60v3
Apikasi Pengubah Format Suara AudioCube s60V3
BB Kode YouTube di MyWapBlog
Boldbeast S60v3
Cara Berkomentar Menggunakan Foto Di FaceBook Tanpa Upload
Cara Gunakan Email@facebook.com Seperti Email@pada Umumnya
Cara Keren dan Mudah Kirim Foto Kedinding FB Via OpMin atau HP
Cara Menandai Status Di FaceBook
Cara Mengetahui ID FaceBook
Cara mengetahui nomor ponsel
Cara Mengganti Nomor Telpon Akun Gmail
Cara Mengobati Darah Tinggi 'Ala Islamiy
Cara menyembunyikan file di hp java
Cara mudah membuat file zip
Cara membuat proxy & port hp java
Cara Upload Foto di Twitter Via OperaMini
Core Player s60v3
Free full screen walpaper s60v3
Fungsi Lain Tombol Pencil Hp Symbian
Hack mudah s60v3
Hack S60v3 & S60v5
Kamus Besar B. Indonesia.jar
Kisah facebooker
Kitab al-Jami'us Shoghir.jar
Kitab al-Mahalli.jar
Kitab Arba'in Nawawi.jar
Kitab Asybah Wannadzoir.jar
Kitab Bulughul Marom.jar
Kitab I'anatut Thalibin.jar
Kitab Ihya' Ulumud Din.jar
Kitab Jami'ud Durus.jar
Kitab Jami'ud Durus2.jar
Kitab Murfodat Alfadz Al-Qur'an.jar
Kitab Tabiru Rukya.jar
Kitab Tafsir al-Khozin.jar
Kitab Tafsir Ibnu Katsir.jar
Kitab Tafsirul Jalalain.jar
Kitab 'Ulumul Qur'an.jar
LCG Jukebox s60v3
Lirik sholawat padhang bulan
Manusia Dengan Mulut dan Rahang Terbesar di Dunia
Mark , copy , cut , & paste via opmin dengan handphone symbian, & java
Mconnection s60v3
Mempercepat Loading Opmin / Oupeng
Menambah Ram n73 & Hapus Lifeblog
Mobilhex s60v3
Mp3 editor s60v2
Msvdrive s60v2
Nseries theme s60v3
Opera Mini Original S60V3
Opmin firefox handlerui.jar
Opmin 42 labshandlerui.jar
Opmin 44 handlerui.jar
Opmin 60 handlerui.jar
Opmin 61 handlerui.jar
Opmin 65 handlerui.jar
Opmin Handler S60v3
Pd english.jar & kamus lengkap pro v5.jar
Paket Im3 SMS All Operator Termurah
Psiloc crystal arabic s60v3
Python degeneration s60v3
Python modullShel s60v2
Renamer plants s60v2
Screen Shot s60v2 & s60v3
Simthud Durar.jar
Siseditor.zip s60v3
Smart setting s60v2
Smart setting s60v3
Sms arab.jar
Solid Black Theme s60v3, full icon
Solusi memory penuh nokia 3230
Super Pyton & Golden Pyton S60v3/ 5
Trik dual sim s60v2
Trik Sulap Kamu Pasti Bisa
TTPOD s60v2
TTPod 80 beta 3 s60v3, bonus skin
Uninstallking s60v3
Video Burdah Read in a Mawlid in Makkah, Saudi Arabia
Video Mahalul Qiyam Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di Masjid Riyadh Solo
Video Mahalul Qiyam Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di Masjid Riyadh Solo
Writing languages s60v2
X-plore v1-65 cracked s60v2 & file explorer s40
X-plore s60v3/V5 Non Hack
Youda message s60v2
Zakat Calculator.jar
من عجيب ماء الندى
تقليم الاظفار الاسلامي

Jumat, 21 Desember 2012

Opera Mini 4.20 touch screen.jar

Free download Opera Mini 4.20 touch screen.jar

Aplikasi Kitab Simthud Duror.jar


Assalamu 'alaikum wr. wb.
Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT, Amin
saudara pengunjung YTH, langsung saja saya share aplikasi kitab simthud duror.jar yang tidak asing bagi kita & tentunya bisa dipakai di hp java juga symbian. anda bisa comot langsung disini tanpa pusing muter2.
sumonggo
semoga bermanfaat
Posted by Agus Wakhidin

Minggu, 21 Oktober 2012

PUASA ‘ARAFAH MELEBUR DOSA TAHUN INI DAN TAHUN SETELAHNYA




PUASA ‘ARAFAH MELEBUR DOSA TAHUN INI DAN TAHUN SETELAHNYA

Hari ‘Arafah adalah setiap tanggal 9 bulan Dzul Hijjah Tahun Hijriyah, yang mana pada tahun masehi kali ini insa Allah jatuh pada hari kamis, 25 Oktober 2012. Pada hari tersebut umat Islam di sunahkan berpuasa, kecuali musafir, orang yang sedang sakit, dan para jama’ah haji. Bahkan disunahkan bagi para jama’ah haji untuk tidak berpuasa pada hari tersebut, walaupun merasa mampu untuk berpuasa. Lain halnya dengan para jama’ah haji yang bukan termasuk musafir, ya’ni orang-orang yang tinggal dekat dengan ‘Arafah, maka sunah bagi mereka untuk berpuasa.
Dalam Hadist riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa: “Puasa pada hari ‘arafah, AKU berharap kepada Allah, DIA akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya”
Dosa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil.

Adapun untuk lebih berhati-hati adalah berpuasa pada tanggal 8 Dzul hijjah beserta tanggal 9 Dzul Hijjah karena, terkadang kenyataan tanggal 9 Dzul Hijjah terdapat pada tanggal 8 Dzul Hijjah, dan RasulAllah SAW juga berpuasa pada tanggal 8 Dzul Hijjah.
Sekian dari saya, semoga bermanfaat.
Referensi=> I’anah al-Thalibin, Juz II, Fasl Fi Shaum al-Tathawwu’
Posted by Agus Wakhidin

Jumat, 14 September 2012

MDW AL-ITQON KEBONHARJO PATEBON KENDAL


MDW AL-ITQON KEBONHARJO PATEBON KENDAL

DAFTAR NAMA

GURU MDW AL-ITQON KEBONHARJO PATEBON KENDAL

Bopo KH. Mahfud Hasibin (alm) 
Bopo KH. Ahmad Ayub Nu'man HM
Bopo Kyai Musthofa Latifi
Bopo KH. M. Ahsin Nur
Bopo Kyai Abdul Hamid
Bopo KH. Drs. Muh Lazim
Bopo Kyai Muhlas
Bopo Kyai Imron Rosyidi
Bopo Kyai Hafidhi
Bopo Kyai Agus Zamahsari
Bopo KH. Abdul Rohim
Bopo Kyai Ahmad Zuhri
Bopo Kyai Muh. Adib
Ustadz M. Ulul Fahmi, S. Pd. I



ANGKATAN 2003 / LULUSAN 2006

A. Nur Rohman Setia
A. Syaifudin Asari
Ahmad Bisri
Angga Nugraha
Dzurwatul Fithriyyah
Eka Wahyu Sariningsih
Erna Hidayah Puspita
Imam Fahrurrozi
Lilis Al Mas'udah
M. Ainul Fuad
M. Misbakhul Anam
Moh. Alvin Humaira
Nisfi Romdhotun Nik.
Nisfiyatul Hasanah
Nur Afifah
Nur Alfi Hidayah
Nur Aziroh
Rodhotun Hasanah
Siti Khumaesiyah
Siti Nur Janah
Zaenal Abidin



ANGKATAN 2004 / LULUSAN 2007

A. Nur Kholidin
Abdul Majid
Ahmad Afandi
Ahmad Fahmi Fasa
Ahmad Thohir
Akhmad Mudjahidin
Ali Fathurozi
Ardyani Hutami Putri
Daniyatus Sa'adah
Dewi Amalia Nur Bisyara
Dewi Masitoh
Dina Laily Makrifah
Khoirul Khomsan
Lina Khoirun Nisa'
Lutfi Khakim
M. Abdul Wahab
Meilina Nur Aulia R.
Misbakhul Ulum
Muh. Ali Mambaudin
Muh. Ulil Ikrom
Nor Khasan
Nur Azizah
Nur Faizah Hidayati
Nur Rohmat
Rofidhin
Septi Indah Verawati
Siti Misrochah
Siti Rojichah
Siti Romdhonah
Sri Maryati
Sutriyah
Yuni Fatihatus Sa'adah
Zulfa Nuriatul Komariyah



ANGKATAN 2005 / LULUSAN 2008

A. Ali Syakbana
A. Shofyan Firjon B.
Agus Wakhidin
Ahmad Baroza
Ahmad Syarifudin
Akhmad Khafidhin
Alfi Ana Izzati
Ana Dzikriana
Ani Mutmainnah
Dwi Feryanti
Dwi Rahmawati
Eko Nuryanto
Indaka Fauziyah
Indri Oktaviani
Ismail Marzuki
Jefri Andivan Sakti
Khajarul Mufidah
Khilyatul Ismah
Khumaidi
Mamad Syarif
Maslikhatul Hikmah
Moh. Faqihuddin
Muh. Arizal Mustofa
Muh. Kholilul Anwar
Muh. Syam Amril Mutho
Muh. Wahid Salafudin
M. Athoillah
Muhammad Ulis Salam
Nazilaturrohmah
Nurul Amalia
Nurul Fadhilah
Siti Badriyatul Fitriyah
Slamet Farizak
Sulasih
Tary Nuryana
Tutik Choirina Rahma



ANGKATAN 2006 / LULUSAN 2009

Ahmad Nurul Muttaqin
Ana Farida
Aris Kurniawan
Dahdara Azhar Nur Idnaba
Dewi Nurussa'adah
Eka Apriliani
Fika Fairuz Zuhria
Fiqotul Latifah
Hanik Uliyah
Ima Nisa Asri Yanti
Intan Khoirunnisa'
Isni Sholihati
Istianah
Istiqomah
Jamal Abdul Nasir
Lailatul Mubarokah
M. Liulin Nuha
Machmudah
Mifrotul Afif
Mudalifah
Muhammad Zaky Kholilurrohman
Mukhammad Lutfi
Mukti Rohmawati
Mustakimah
M. Miftakhul Mubin
Naili Jamiatus Saadah
Nikmatul Hidayah
Nirwana Akiko Putri
Nor Kholifah
Nur Aeni
Siti Muslikhatun
Suwaebatul Aslamiyah
Tsaniyatus Sa'adah
Ulfi Zaituni
Wahyu Syiam
Yunike Anastya Anggun K.



ANGKATAN 2007 / LULUSAN 2010

Achmad Khoiruddin Efendi
Achmad Syaifudin Zuhri
Agus Sidid
Ahmad Muarifin
Ahmad Yusuf Khabibi
Ana Imronah
Ari Susanti
Atika Nadhifatul Ulya
Burhanuddin Ahmad
Efi Chusviyatun
Ermawati
Fathuba Bimayakfika
Hasan Anwar
Irfa Nur Nadhifah
Irsyad Abdul Aziz
Laelia Zulfa Savitri
Luqman Khakim
Lutfatul Khasanah
Masrur
Maulida
Miftakhul Jannah
Muhammad In Amul Fatih
Muhammad Nur Sholeh
Muhammad Rozi
Muhammad Luqman Hakim
Nahar Indiastuti
Ni'matul Izzah
Nur Faizun
Primadya Allela Ningrum
Qomarudin
Septia Rizki Asti Maulida
Siti Dewi Muawanah
Siti Dina Muftia Safitri
Siti Laila Fitri Apriliana
Siti Maemonah
Taufikur Rohman
Zahrotun Nadhifah



ANGKATAN 2008 / LULUSAN 2011

Abdul Latif
Agung Rizkiyadi
Ahmad fahrudin
Ahmad Nur Rofiq
Ahmad Shobaruddin
Asmiatun Munadhiroh
Bagus Firman Rosadi
Chakim Alimudin
Emi Kurniawati
Fajriatus Siami
Farid Fadli
Idha Mulyanti
Indah Setyowati
Indi Adiba
Innany Lu'luul Khasanah
Isna Inayati
Kuntum Khoiro Ummah
Laili Alfiatun Nikmah
Laily Isna Ghoniyyah
Luluk Doniyati Fitriyah
M. Ainun Na'im
M. Faiqul Hilmi
M. Miftakhul Fajri
M. Firdaus Muttaqin
Mawadah Murtiawati
Mirhatul Uyun
Mitha Masitha Yulistika
Moh Fatikhurrozaq
Mukhammad Nasokhib
Nur Kharista
Ragil Putra Anshorie
Siti Asmaul Janah
Siti Isnaeni
Siti Komariyah
Siti Nurul Fitriani
Susanti
Tandria Aminata
Zahrotul Afiyah



ANGKATAN 2009 / LULUSAN 2012

A. Subkhi Nur Khafid
Ah. Jamaluddin  Muhammad
Ahmad Ainur Rosyid
Ahmad Farras Hilmy
Alli Hasyim
Dewi Nafi'atun Islah
Ellya Fauzial Jannah
Fasikhatul Maghfiroh
Kharis Miftakhudin
Khilmiyyul Umam Mufti
M. Adib Kuncoro
M. Ali Wafa
M. Fatkhul Ulum
M. Rizal Jauharudin
M. Zainuttauhid
Muhammad Rofi
Muhammad Yusuf Maulana
Nadzifaturrosyidah
Nafa Indana Zulfa
Nahdziyatul Khoiriyah
Nurul Rahmawati
Nurul Syafa'atun
Putri Rahmawati
Ratna Sugiarti
Rifqi Ziadatus Syarifah
Rina Rohmawati
Rizka Wahyu Fitriyana
Ryan Hidayat
Siti Ainur Rofiqoh
Subhan Abidin



ANGKATAN 2010 / LULUSAN 2013


Afiatur Rochmaniah
Ahmad Ridlo
Aning Mangesti
Aulia Rahmawati
Dewi Iqlima Sari
Falizda Hakimah
Fatkhurrohman
Fitri Nur Aini
Iis Fatwa Nurlina
M. Faqihuddin
M. Umar Faruq
Minakhus Tsania
Muhammad Firdaus
Muhammad Masrur
Nur As'adunna'im
Nur Isma
Ririn Astriani
Rizka Asroka
Safrotul Lailiyah
Siti Fatimah
Siti Khafidzotul Maulidah
Wahyu Dianda Saputri
Siti Nur Lailatunni'mah
Siti Zidna Ilma Nafia
Umi Fauziyah


ANGKATAN 2011 / LULUSAN 2014

A. Nasruddin
Ahmad Ainul Yaqin
Ahmad Eko Solahhuddin
Ana Khoirun Nisa'
Ana Najikhah
Divya Laily Ayatul Uzma
Diyah Rahmawati
Fatkhul Ilham A
Fatma Nurul Izzati
Fildzah Adani
Firdausi Akiko Putri
Hauwinna Sabila Rahmat
Itsna Khoirun Nisa'
Khusnul Ziadatun
Latifa Khusnia
Leni Nur Faoziyah
M. Farid Muzakka
M. Hafidz Firmansyah
M. Ilham Aji Pratama
M. Ilham Setya Aji
Moch. Kholid Alzubair
Mufrikhatul Faiqoh
Muh. Majid Saforul Anam
Muhammad Habib Lutfi
Muhammad Rifki Muslim
Mutaalimin
Norlita Sofiarani
Nur Alif Laila
Nur Chanifa
Nur Kholifah
Nur Laily Maulidya
Salma Nabila Putri
Sita Kurniatun Naim
Siti Ulfiana Ulfa
Umi Khadliroh
Vina Akhadiyatun
Zulfa Nur Maulida



ANGKATAN 2012 / LULUSAN 2015

A. Khaerudin
A. Taufik Hidayat
Abdul Rohim
Abdul Rozaq
Aditya Wibowo
Aditya Yudha W
Ana Widya Syukrona
Andre Dika Pangestu
Anis Mahmudah
Devi Mutmainnah R
Dewi Khurotul 'Aini
Dewi Nur Afifah
Dwi Hanif
Dwi Rahmatika Putri
Ema Nurussyafa'ah
Erna Nurul Hikmah
Erna Wati Dewi
Farina Rizky Fauziah
Fasihatul Ifroh
Fahmiatan Nasikhah
Fatin Furaida
Fatma Hani Khulaidah
Febrian Indah Asmiyanti
Fella Suffah Meinaswati
Firman Harry Pradana
Ghanius Tsani
Isni Laili Romadhona
Izzi Muhammad
Laela Nur Faridah
Lailia Agustrianingrum
Laily Nur Khafidlah
Lanah Ta'dia Rosada
Luluk Abidatur Rohmaniyah
Luqman Hakim
M. Aulia Arrodhi
M. Fahmi Al Farizi
M. Ghausi
M. Latifful Umam
M. Nailil Jamal
M. Reza Khoirul Umar
Mila Ayu Nur Nadia
Muhammad Azik
Muhammad Fikri
Nia Imaroul Ulya
Nila Munana
Nofiyuni'atun Rohmah
Nur Indah Lestari
Nur Wakhidah
Nurul Khafidhotun R
Rizqy Sabiq Rusydan
Rohmat Rozikin
Sakdiyatul Maemonah
Shada Hanin Faliha
Sukma Widianingrum
Vika Widyasari
Wulan Fajiatur Rohmah
Yunita Pratiwi




Angkatan 2013 / Lulusan 2016

Ahmad Fatih Falahi
Ahmad Jamaludin
Alfiatur Rohmaniah
Andhika Rian Muallif
Asnik Evie Hidayatul H
Bahar Abdullah Faqih
Belia Mutiara Janah
Chandra Nur Hardiansyah
Eka Rahmawati
Fadia Afila Khairunnisa
Fais Mailiatus Sofa
Friska Is Meilina
Handika Dito Aulia B
Ida Mar'atus Saniyah
Idamatus Sholekhah
Imam Nur Febriyanto
Intan Nur Chofifah
Intan Wiladati Sokhifatus S
Karlina Sari Wijayanti
Lailatul Istikhomah
Laini Mailan Wikoyati
Millata Hanifa
M. Azmi Sholahuddin
M. Firdaus Syukrillah
M. Hilmi Al Khoiri
M. Nur Wachid
Mukhammad Ilmannajib
Siti Marya Ulfa
Ulfa Rahmawati
Vina Nur Kamalah
Yunita Fitria Wulandari

Angkatan 2014 / Lulusan 2017

Abdul Khafid Seno
Agung Nugroho
Ahmad Abiyanal Chawaij
Ahmad Zulfikri
Aidin Nur Afif Zamzam
Andi Azizi
Ayu Muda Wijaya
Hairis Shidiq Ghozali
Hatta Musthofa Kamal
Ilham Majiid
Indrayana Nur Irawan
Iqbal Muhammad Asshofy
Khasanta Nur Amalia
Khotijah Assarifah
Laily Nurul Hidayah
Lukluk Faoziyah
Luqman Aditya
M. Abdul Haris Khafid
M. Azrul Ifani
M. Hawin 'Alaina
M. Iqbalul Fajri
Miftakhu Rizqi
Muchammad Yusuf
Mukhamad Roes Mustofa
Nadhieva Az Zahra Putri
Naeli Putri Mulyani
Najib
Nur Laila
Sahal Mahfudz
Siti Munadhiroh
Siti Nurhana
Syafika Nur Andika
Vina Sa'adah
Wardatul Jannah

Zahin Hilyataddaroini